2011-05-16
Surakarta, yang sekarang lebih akrab dikenal dengan nama Solo, bukan sebutan asal-asalan, tapi sebutan itu mengandung nilai historis dari sejarah kota Surakarta. Sala/Solo tidak lebih dari sebuah desa terpencil yang tenang, 10 km di sebelah timur Kartasura, ibukota kerajaan Mataram. Pada tahun 1745, Kerajaan Sala (Mataram) yang dipimpin Pakubuwono II, dipindah ke tempat yang lebih strategis untuk mendukung Cina melawan Belanda. Tempat strategis itu adalah kota Surakarta, tepatnya di tepi sungai Bengawan Solo. Dari sejarah itulah maka masyarakat Surakarta dan sekitarnya lebih familiar menyebut kota Surakarta dengan sebutan kota Solo sampai saat ini, bahkan masyarakat dari berbagai penjuru nusantara pun mengenal kota Surakarta dengan nama kota Solo.
Dalam perkembangannya, kota Solo memiliki sebuah semboyan Solo The Spirit of Java, atau Solo Jiwanya Jawa. Semboyan itu sebagai upaya pencitraan kota Solo sebagai pusat kebudayaan Jawa. Dalam satu dekade terakhir, pemerintah gencar mengangkat budaya yang ada di kota Solo dengan program dan agenda yang dicanangkan pemerintah kota. Hasilnya pun bisa kita lihat sekarang, sangat signifikat, sehingga mampu menarik wisatawan baik domesik maupun mancanegara.
Keberhasilan pemerintah kota Solo itu ternyata tidak lepas dari salah satu program yang dicanangkan, yaitu menargetkan kota Solo menjadi Solo Cyber City. Program ini berkaitan erat dalam usaha menyukseskan Solo The Spirit of Java, karena program diharapan bisa lebih menghidupkan cagar budaya kota Solo sekaligus memberikan daya tarik lebih.
Program Solo Cyber City itu akan mendapat perhatian serius mulai tahun ini. Pada tahun 2011 ini, pemerintah kota surakarta berupaya menuntaskan cakupan free hotspot di wilayah kota Surakarta. Sampai saat ini sudah terealisasi beberapa titik, di antaranya kawasan sriwedari dan citywalk. Kemudian pada tahun 2012 nanti, pemerintah kota akan memulai pengembangan online yang dimulai dari penerapan e-KTP untuk warga Solo. KTP online ini diharapkan mampu memberikan kemudahan dalam pelayanan kepada masyarakat. Selanjutnya, pemerintah kota Surakarta melalui Dinas Perhubungan juga sudah memulai melakukan pemasangan CCTV di berbagai tempat strategis, terutama kawasan wisata. Beberapa program ini akan disempurnakan dengan pembangunan jaringan Fiber Optik untuk mengintegrasikan sistem online yang ada.
Dengan program-program itu semakin menegaskan bahwa program Solo Cyber City sangat berkontribusi lebih dalam mencapai kota Solo menjadi jiwanya Jawa. Maka bukan sebuah omong kosong jika kota Surakarta juga disebut dengan Solo The Spirit IT of Java atau Solo menjadi jiwanya teknologi informasi Jawa.

pin 2011
Tags: 2011, it, pin, solo, surakarta, the spirit it of java, the spirit of java
Filed under PIN 2011, Solo Techno | komentar (0)
2010-09-28
Suatu ketika, Khalifah Harun ar-Rasyid didatangi seorang ulama yang ingin menasihatinya. Khalifah sesungguhnya orang yang suka dengan ahli ilmu, akan tetapi ulama itu mengoreksi kesalahannya dengan cara yang sangat kasar.
Khalifah Harun berkata, “Cobalah engkau berbicara dengan baik kepadaku.”
“Itu adalah yang paling minimal bagimu,” cetus sang ulama.
“Cobalah beritahu kepadaku, siapa yang lebih jahat : aku atau Fir’aun?” tanya ar-Rasyid.
“Fir’aun!”
“Siapakah yang lebih baik, engkau atau Musa bin Harun?”
“Musa!”
“Apakah engkau tidak tahu ketika Allah mengutus Musa dan saudaranya Harun kepada Fir’aun, Allah berpesan kepada keduanya, ‘Maka bicaralah kamu berdua kepadanya dengan perkataan yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut.” Read the rest of this entry »
Filed under Solo Techno | komentar (0)
2010-09-14
Pada suatu malam (hehehe, SD banget cuy!), di sebuah desa kecil. Lamat-lamat dari kejauhan terdengar penjual nasi goreng akan lewat. Thok..Thok..Thok…
Dalam sebuah keluarga, seorang anak ekcil berusia 4 tahun merengek meminta ibunya untuk membelikan nasi goreng. Namun karena ibunya sedang sangat repot, sang anak diminta untuk membeli sendiri. Dia pun diberi uang dan dipanggillah penjual nasi goreng itu oleh si kecil tadi…
[Kalo dibuat bahasa Indonesia, kira-kira seperti ini kawan..]
“Bang, beli nasi goyeng satu….” Mendengar ucapan si bocah, abang itu langsung ketawa terbahak-bahak. Hahahaha. dan agak meledek.
Merasa Diledek, anak itu merasa malu. Tiba-tiba nafsu makannya hilang. Dia putuskan untuk tidak jadi beli. Tapi, nggak tahu kenapa dalam hati si anak tadi muncul keinginan kuat untuk menunjukkan ke abang itu bahwa dia bisa bilang ‘nasi goreng’.
Read the rest of this entry »
Filed under Solo Techno | komentar (1)
2010-09-14
sadar atau tidak, kita sering bertanya pada diri kita (red:hati) dengan pertanyaan kurang lebih
seperti ini :
siapakah kita?
(kenapa kita sering bertanya seperti itu? pertanyaan yang aneh bukan?)
pasti biasanya dalam hati kita menjawab,
“aku seorang mahasiswa”
“aku seorang pengusaha”
“aku seorang pegawai”
“aku seorang pemberani”
“aku seorang juara”
“aku seorang bla..bla..bla”
tapi, tidak jarang hati ini menjawab “lirih”,
“AKU SEORANG muslim”
Read the rest of this entry »
Filed under Solo Techno | komentar (2)
2010-01-18

UML
The UML is the current stop on the continuum of change in software development techniques. The UML was created out of a storm of controversy over the best methodology to use to specify and to develop software systems. Dozens of methods were (and still are) in use, each with a loyal following.
In 1994, Grady Booch and James Rumbaugh, the two market share leaders in object-oriented (OO) software
methods, formally joined forces to develop a notation standard. A year later, they published the Unified
Method version 0.8. Ivar Jacobson, yet another leader in object-oriented development, joined the team.
The team of Rumbaugh, Booch and Jacobson were soon after dubbed the “three amigos” within OO circles. At
the same time that the three amigos were working on their common notation, the Object Management Group
(OMG) was establishing the Object-Oriented Analysis and Design (OOA&D) Task Force. The OMG is the same
standards body that defined and still manages the CORBA standard. In June 1996, the task force issued a
request for proposal (RFP) for a standardized metamodel to support the exchange of models among modeling tools. By October 1996, a number of the leading application and modeling tool manufacturers, like IBM and i-Logix, had partnered with the three amigos to sponsor the UML proposal to the task force.
Powered by :
http://toying.wordpress.com/
http://digda.blog.uns.ac.id/
Tags: Anapersis, diagram, uml, unified modeling language
Filed under Anapersis | komentar (2)
2009-07-28
Sebenarnya XHTML tidka jauh berbeda dengan HTML 4.01 standar. JIka sudah mengetahui atau mempunyai kemampuan HTML 4.01 maka akan sangat membantu anda untuk mulai belajar XHTML. XHTML mewajibkan penulisan tag dengan huruf kecil (lowercase) dan selalu ditutup dengan penutup tag, seperti </p>.
Yang membedakan secara mendasar antara HTML dan XHTML sebagai berikut :
- Semua elemen sebaiknya saling tersarang
- Elemen XHTML harus ditulis dengan huruf kecil (lowercase)
- Elemen XHTML harus selalu ditutup
- Dokumen XHTML harus mempunyai satu root elemen
Contoh Elemen Saling Tersarang :
Contoh Skrip Salah
<b>
<i>Teks tercetak tebal dan miring<b>
</i>
Contoh Skrip Benar
<b>
<i>Teks ini tercetak tebal dan miring</i>
</b>
Contoh Skrip Salah
<ul>
<li>Mangga</li>
<li>Jeruk
<ul>
<li>Jeruk Bali</li>
<li>Jeruk Ambon</li>
</ul>
<li>Pisang</li>
</ul>
Contoh Skrip Benar
<ul>
<li>Mangga</li>
<li>Jeruk
<ul>
<li>Jeruk Bali</li>
<li>Jeruk Ambon</li>
</ul>
</li>
<li>Pisang</li>
</ul>
nb : Harus disisipkan sebuah tag </li> setelah tag </ul> seperti contoh yang benar
Powered by :
http://toying.wordpress.com/
http://digda.blog.uns.ac.id/
Tags: browser, html, web, XHTML, XML
Filed under Programming, XHTML | komentar (3)
2009-07-27
XHTML adalah sebuah kombinasi dari HTML dan XML (EXtensible Markup Language). XHTML ato EXtensible HyperText Markup Language merupakan bentuk sempurna (dalam arti, lebih ketat dan bersih dibanding HTML). Tujuan XHTML adalah menggantikan HTML. XHTML adalah bentuk HTML yang didefinisikan sebagai aplikasi XML yang berarti XHTML berisi semua elemen dalam HTML 4.01 dikombinasikan dengna sintaks XML.
Dalam situs-situs di WWW banyak halam web ditulis dengan HTML yang “kurang baik”. Artinya, penulisan tidak sesuai dengan aturan, melainkan hanya sekedar menampilkan apa yang dibuat. Berikut contoh skrip yang “jelek”, karena <h1> tidak ditutup dengan </h1>
<html>
<head>
<title>Contoh HTML kurang bagus</title>
<body>
<h1> HTML kurang baik
</body>
XML adalah markup language dimana semua harus dibuat secara benar sehingga dapat menghasilkan dokumen yang “well-formed”. XML didesain untuk mendiskripsikan data, sedangkan HTML didesain untuk menampilkan data. Perkembangan teknologi browser, dimana browser tidak hanya berada di komputer, tetapi juga dalam telepon seluler dan PDA, memunculkan kebutuhan akan sebuah skrip yang standar dan bebas dari kesalahan.
Kombinasi HTML dan XML yang dikenal dengan XHTML menggunakan aturan yang ketat dalam hal penulisan. Halaman XHTML dapat dibaca pada peralatan yang men-support XML. XML membawa keberuntungan karena dapat menyajikan dokumen “well-formed” dan dapat di-support di banyak browser.
Powered by :
http://toying.wordpress.com/
http://digda.blog.uns.ac.id/
Tags: browser, html, PDA, seluler, web, XHTML, XML
Filed under Programming, XHTML | komentar (2)